Mengukuhkan Ketakwaan dan Semangat Juang: Majelis Fatimah Zahra Gelar Pengajian Rutin serta Seruan Aktif Berorganisasi
NU Ranting Takerharjo 90× dibaca
Takerharjo, 13 Agustus 2026 – Suasana khidmat dan penuh berkah menyelimuti rumah Sahabat Ufim Masruroh pada hari Kamis, 13 Agustus 2026. Bertempat di kediaman beliau, Majelis Taklim Fatimah Zahra menggelar kegiatan rutin yang diikuti oleh puluhan sahabat Fatayat dengan penuh antusiasme.
Acara yang berlangsung dari sore hingga menjelang malam ini berjalan dengan tertib dan lancar. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh pembawa acara. Kemudian, suasana semakin hening ketika lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an berkumandang, dilanjutkan dengan pembacaan surat Yasin dan Tahlil sebagai wujud doa dan penghormatan kepada para leluhur serta saudara seiman yang telah mendahului.
Puncak dari rangkaian ibadah tersebut adalah pembacaan surat-surat pendek pilihan, yakni Surat Al-Waqi'ah, Al-Fath, Al-Jumu'ah, dan Al-Mulk. Pembacaan surah-surah ini diharapkan dapat menjadi benteng iman serta meningkatkan pemahaman sahabat Fatayat akan makna kebesaran Allah SWT, khususnya di tengah kesibukan aktivitas sehari-hari.
Memasuki sesi penutupan, acara dilanjutkan dengan pengumuman penting dari Sekretaris Bidang (Sekbid) Dakwah. Dalam pengumumannya, disampaikan beberapa agenda mendatang serta evaluasi kegiatan yang telah berjalan.
Puncak acara diisi dengan pengarahan yang sangat inspiratif dari Ketua Fatayat setempat, Sahabat Tri Tami Gunarti. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran aktif setiap anggota dalam seluruh lini kegiatan Fatayat. "Kegiatan kita tidak hanya terbatas pada Majelis Taklim Fatimah Zahra ini. Masih banyak program lain yang menunggu kontribusi dan kreativitas kita semua. Mari kita isi kegiatan Fatayat dengan semangat kebersamaan dan pengabdian kepada masyarakat," ujar Sahabat Tri Tami dengan penuh semangat.
Beliau juga mengingatkan bahwa eksistensi organisasi Fatayat sangat bergantung pada partisipasi aktif seluruh kader. Oleh karena itu, para sahabat Fatayat diminta untuk tidak menjadi penonton, melainkan menjadi pelaku utama dalam setiap event yang akan diselenggarakan ke depannya.
Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah antar sahabat Fatayat, menciptakan kehangatan silaturahmi di akhir kegiatan. Diharapkan dengan adanya pengajian rutin dan arahan ini, seluruh sahabat Fatayat semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas ibadah dan pengabdiannya.